Tampilkan postingan dengan label Metode bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metode bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 September 2011

Metode Riset Bisnis

Metonologi Riset Bisnis
Analisis Jurnal Ilmiah 2 oleh: Nama: Elfrisca Melsya Febyana, NPM: 34209697

1. Judul: "Strategi Pemasaran Produk di KFC"
    Pengarang: Candra Hadi Purnama & Arif Rahman Sholeh
    Tahun: 2007

2. Tema: Pelayanan Pelanggan.


3. Latar Belakang Masalah:
Walaupun banyak faktor yang mempengaruhi suatu strategi pemasaran organisasi, namun semua pengambilan keputusan pemasaran dapat digolongkan ke dalam empat unsur-unsur strategi, yang dikenal sebagai bauran pemasaran: Produk, Harga,Tempat, dan promosi. Ketika produk potensial dianalisa dan dikembangkan untuk target pasar , maka harus dipandang dengan bauran pemasaran.


4.Masalah:
Sebuah produk yang dirancang dan dipasarkan dengan baik dapat menentukan premium harga dan mendapatkan laba besar.dan sebaliknya produk yang kualitasnya bagus tetapi tidak ditunjang dengan strategi harga yang tepat dapat berakibat tujuan perusahaan tersebut menjadi gagal, atau sebagus apapun saluran distribusi dan promosinya tanpa dibarengi dengan strategi harga yang tepat akan mengakibatkan tujuan perusahaan tersebut menjadi gagal tercapai.
5. Tujuan Riset:
Untuk menarik perhatian para konsumen yang memang menyukai makanan KFC
6. Teori & Penelitian:
memaksimumkan pengalaman konsumen yang menyenangkan dan
meminimumkan pengalaman konsumen yang kurang meyenangkan
(Tjitono, 1996).


Landasan Teori:
Harga merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam pemasaran suatu produk karena harga adalah satu dari empat bauran pemasaran / marketing mix (4P = product, price, place, promotion / produk, harga, distribusi, promosi). Harga adalah suatu nilai tukar dari produk barang maupun jasa yang dinyatakan dalam satuan moneter.
Dimensi Kualitas Pelayanan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat kualitas pelayanan KFC menurut pendapat responden, (2) tingkat loyalitas konsumen pada merek KFC, dan (3) tingkat hubungan kualitas pelayanan dengan loyalitas konsumen pada produk restoran cepat saji KFC.
Pasuraman, Zeithmal dan Berry (1985, dalam Sitaniapessy, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 2006:17) menyebutkan lima dimensi kualitas pelayanan yang disebut dengan SERVQUAL (Service Quality) yang terdiri atas: (1) Tangibles (kasat mata), (2) Reliabilitas (keandalan), (3) Daya tanggap, (4) Jaminan, dan (5) Empati. Adapun untuk mengukur loyalitas konsumen, Aaker (1997:63-68) menyebutkan beberapa indikator sebagai berikut: (1) Pengukuran sikap (attitude), (2) Pengukuran resistensi untuk tidak beralih (switching resistence), (3) Pengukuran tingkat kepuasan, (4) Rasa suka terhadap merek, (5) Pembeli yang komit.
Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proportionate sampling (penyampelan secara proporsional), dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang

Kepuasan Pelanggan:
Bagi perusahaan, kepuasan konsumen sangat penting bagi peningkatan penjualan produk. Selain itu kepuasan konsumen mempunyai peranan penting untuk mempertahankan pelanggan dan juga untuk meningkatkan pelanggan restoran KFC

7. Metode Penelitian:
-Analisis dan Pembahasan
-Uji Validitas dan Reabilitas


8.
Kesimpulan:
dapat disimpulkan bahwa pelayan pelanggan  di KFC  akan sangat puas dengan layanan yang akan di terima konsumen 

Metode riset bisnis

METODOLOGI RISET BISNIS
Analisis Jurnal Ilmiah oleh: Nama: Elfrisca Melsya Febyana, NPM: 34209007

1. Judul: "
PENGARUH PELAKSANAAN ADVERTISING YANG EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA HOTEL SALAK”

    Pengarang: Anggi Larasati Tahun: 2007

2. Tema: Pelayanan Pelanggan.


3. Latar Belakang Masalah:
Apa yang disebut sebagai pemasaran sebenarnya lebih sekedar mendistribusikan barang dari para produsen pembuatnya ke para konsumen pemakainya. Pemasaran sesungguhnya meliputi semua tahapan, yakni mulai dari penciptaan produk hingga ke pelayanan purna jual setelah transaksi penjualan itu sendiri. Salah satu tahapan dalam pemasaran tersebut adalah advertising. Tahapan-tahapan tersebut bagaikan mata rantai yang saling berhubungan dan jalinannya akan terputus jika salah satu mata rantai itu lemah. Dengan demikian advertising merupakan tahap yang sangat penting, sama pentingnya dengan mata rantai yang lain dari proses pemasaran. Keberhasilan mata rantai yang satu sangat menentukan keberhasilan yang lain.
 
4.Masalah:
Seperti halnya pada setiap organisasi atau perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya pasti akan menghadapi suatu permasalahan. Demikian juga Hotel Salak dalam menjalankan usahanya menghadapi masalah dalam bidang pemasaran khususnya dalam pelaksanaan advertising-nya. 
Adapun permasalahan yang dihadapi oleh Hotel Salak adalah: “Bagaimana cara untuk melaksanakan advertisng yang tepat, agar dapat mempengaruhi tingkat penjualan hunian kamar di Hotel Salak.

5. Tujuan Riset:
Adapun tujuan penelitian yang dilakukan pada Hotel Salak ini adalah: 
1. Untuk mengetahui pelaksanaan advertising yang dilakukan oleh Hotel Salak dalam usaha untuk meningkatkan jumlah kunjungan tamu. 
2. Untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara pelaksanaan kegiatan advertising terhadap volume penjualan kamar hotel

6.Teori&Penelitian:
LandasanTeori:

Menurut Kotler (2005:9) diterjemahkan Teguh mendefinisikan pemasaran adalah: “Suatu proses sosial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain”

Swastha (2007:10) pengertian pemasaran adalah sebagai berikut: “Pemasaran adalah keseluruhan dari kegiatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial”.

DimensKualitasPelayanan:

1. Periklanan 
Bentuk prosentasi dan promosi pribadi tentang ide, barang dan jasa yang dibayar oleh sponsor tertentu. 
2. Personal selling 
Presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan suatu calon pembeli atau lebih yang ditujukan untuk menciptakan penjualan. 
3. Publisitas 
Pendorong permintaan secara non pribadi untuk suatu produk, jasa atau ide dengan menggunakan berita komersil di dalam media massa dan sponsor yang tidak terbebani oleh sejumlah karyawan secara langsung. 
4. Promosi penjualan 
Kegiatan pemasaran selain personal selling, periklanan dan publisitas yang mendorong pembelian konsumen dan efektivitas penyalur

Kepuasan Pelanggan:
menurut Kotler (1997), kepuasan pelanggan adalah kepuasan atau kekecewaan yang dirasakan konsumen.

7. Metode Penelitian:
-Analisis dan Pembahasan
-Uji Validitas dan Reabilitas

8.
Kesimpulan:
Dapat disimpulkan bahwa volume kedatangan tamu di hotel salak tersebut meningka.